Penanganan Bencana Banjir Bandang Kabupaten Jayapura (Maret 2019)

Deskripsi Program

Kategori: Tanggap Bencana | Tanggal: 09 Nov 2025

LEKAT bergerak cepat merespons bencana alam yang terjadi di Kabupaten Jayapura sejak Minggu, 17 Maret 2019.

Melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan lapangan, LEKAT terlibat dalam aksi pembersihan rumah warga di kawasan BTN Sosial Sentani, penggalangan dana spontanitas oleh relawan, serta distribusi bantuan darurat berupa bahan pangan dan material kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak di Kampung Yoboi dan Ayapo.

Dukungan dari berbagai pihak termasuk Alumni Kehutanan Universitas Papua Angkatan ‘96 (FANS), donatur individu, serta tenaga sukarela dari ibu-ibu dan pemuda Wijk Samaria GKI Efata Ardipura III memperkuat upaya LEKAT dalam memastikan bantuan tepat sasaran.

Pada 20 Maret 2019, LEKAT telah mendistribusikan makanan siap saji untuk 200 orang, kompor, minyak tanah, air mineral, serta pakaian layak pakai ke Posko Pengungsian Gereja Viktori Kehiran I dan Kampung Ayapo. Upaya kemanusiaan ini terus dilanjutkan pada 21 Maret 2019 dengan pendistribusian 400 liter minyak tanah, bahan pangan, dan pakaian layak pakai ke tiga kampung Ayapo, Abar, dan Simporo yang didukung oleh donatur pribadi, SD Inpres Ardipura III, serta jemaat GKI Efata Polimak III.

Pada 23 Maret 2019, LEKAT memberikan perhatian khusus bagi kelompok rentan, terutama anak-anak dan bayi, melalui penyediaan makanan tambahan, perlengkapan bayi, serta bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat di Hobong dan Putali yang terisolasi akibat kondisi geografis.

Selain dukungan logistik, LEKAT juga bekerja bersama Jaringan Mitra Kemanusiaan (JMK) dalam penyediaan akses air bersih bagi masyarakat terdampak di Ayapo, Yoboi, dan Simporo. Selama 25–27 Maret 2019, tim memanfaatkan teknologi purified water dan skyhidrant untuk menyediakan air layak konsumsi dan memasak. Langkah ini menegaskan komitmen LEKAT dalam memperkuat ketahanan masyarakat, memastikan akses layanan dasar, serta memfasilitasi pemulihan pascabencana yang lebih inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Penanganan bencana banjir bandang Sentani secara komprehensif dimulai dari kajian kebutuhan sampai kepada recovery dilakukan oleh LEKAT di Kampung Yoboi dengan dukungan dari Yayasan SHEEP Indonesia (YSI). Untuk dokumentasi pelaksanaan kegiatan bersama YSI di Kampung Yoboi dapat dilihat di Galeri.


Dokumentasi Kegiatan